Review Ekowisata Sungai Rindu – Kampung Sembilangan, Destinasi Wisata Menarik yang Tidak Boleh Terlewatkan Untuk Dikunjungi

Kabupaten Bekasi memiliki berbagai destinasi wisata menarik dan indah, patut dikunjungi untuk merefresh pikiran dikala penat, bersama keluarga ataupun kolega salah satunya yaitu Sungai Rindu yang terletak di Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, tepat di tepi Sungai Kaloran, berbatasan langsung dengan Desa Samudra Jaya, Tarumajaya.

Sungai Rindu berada di wilayah pesisir, memiliki infrastruktur yang cukup memadai, dengan area yang tenang dan luas. Lokasi luas dan strategis, terdapat banyak saung untuk bersantai dan menikmati makanan dan minuman yang dijual di area wisata. Sungai Rindu memiliki sumber daya yaitu mangrove dengan jenis Rhizoppora sp yang indah dipandang mata dan memberikan hawa sejuk saat kami mendatangi tempat wisata ini.

Sungai Rindu memiliki dua pintu masuk, setiap kali masuk pengunjung harus membayar sebesar Rp. 32.000/orangnya, sudah termasuk biaya parkir, biaya masuk Hutan Mangrove, biaya sewa perahu, dan biaya masuk Sungai Rindu. Harganya terbilang terjangkau sesuai dengan pengalaman wisata yang kami dapatkan. Terdapat berbagai fasilitas menarik untuk memanjakan setiap pengunjung yang datang ke Sungai Rindu, mulai dari fasilitas yang tidak dikenakan biaya yaitu saung untuk tempat bersantai dan menikmati hidangan makanan dan minuman yang dijual di area wisata, warung makan yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman, dan juga perahu yang digunakan pengunjung untuk dapat sampai di lokasi Sungai Rindu dan menikmati pemandangan laut dan Hutan Mangrove yang ada di Sungai Rindu.

Sungai Rindu dapat di tempuh melalui 2 jalur yaitu melalui Kampung Sembilangan Babelan dan juga melalui Area Jembatan Cinta di Pal Jaya Desa Segara Jaya Kecamatan Tarumajaya. Untuk kondisi ketersediaan infrastruktur juga cukup baik, lokasi juga cukup strategis dan tidak memerlukan waktu tempuh yang terlalu lama dari pusat Kota Bekasi. Namun, dalam menuju ke Sungai Rindu ini perlu berhati-hati ya guyssss, dikarenakan akses jalan menuju tempat wisata ini terbilang menantang, terutama untuk yang berkendara menggunakan motor. Safety is a must! 😀

Anjungan/Pintu Masuk Sungai Rindu
Saung Untuk Bersantai di Sungai Rindu
Salah Satu Warung Makan di Sungai Rindu

Aspek Ekologi dari Sungai Rindu
Ditinjau dari segi ekologinya, Ekowisata Mangrove Sungai Rindu menjadi lokasi wisata dikarenakan lokasi yang berada di wilayah pesisir, memiliki infrastruktur yang cukup memadai, area yang tenang dan luas, serta memiliki beberapa keunggulan, yaitu lokasi wisata yang luas dan cukup strategis, tersedianya berbagai macam pilihan wisata, yakni wisata alam dan bahari yang terstruktur dengan cukup baik dan sesuai peruntukannya. Sumber daya yang terdapat di lokasi wisata, yaitu mangrove (rhizoppora sp).

Aspek Ekonomi dari Sungai Rindu
Salah satu kegiatan yang paling diminati pengunjung di kawasan Ekowisata Mangrove Sungai Rindu adalah wisata pemancingan dan perahu, dimana kedua hal ini akan mendatangkan keuntungan bagi pemilik lokasi wisata. Ditinjau dari segi ekonomi kawasan Ekowisata Mangrove Sungai Rindu memiliki beragam fasilitas, hal inilah yang membuat wisatawan menjadi tertarik. Berdasarkan hasil wawancara, berbagai fasilitas yang disediakan di lokasi wisata diantaranya, yaitu; pintu masuk di Ekowisata Mangrove Sungai Rindu ada 2, terdapat lebih dari 10 saung yang dapat dijadikan tempat bersantai menikmati pemandangan dan juga tempat untuk menikmati makanan dan minuman yang dijual di area wisata, warung makan yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman. Banyak sekali varian makanan dan minuman yang bisa kalian dapatkan disini, harganya terjangkau, dan sangat nikmat ditambah sambil melihat pemandangan yang indah. What a life! 😀

Aspek Sosial dari Sungai Rindu
Kawasan lokasi Ekowisata Mangrove Sungai Rindu dapat ditempuh melalui jalur darat, akses ke lokasi wisata dapat melalui 2 jalur yaitu melalui Kampung Sembilangan Babelan dan melalui area Jembatan Cinta di Pal Jaya Desa Segara Jaya Kecamatan Tarumajaya yang dapat ditempuh ± 1,5 jam dari pusat Kota Bekasi dengan kondisi jalan yang rusak. Kondisi infrastruktur di Ekowisata Mangrove Sungai Rindu cukup baik dan memadai dengan fasilitas-fasilitas yang tersedia. Fasilitas-fasiltas ini bebas untuk digunakan oleh pengunjung di lokasi wisata tersebut.

Kunjungan kami mahasiswa/i Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ke Ekowisata Sungai Rindu awalnya untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Ekowisata, tetapi setelah kami sampai ke Sungai Rindu kami menyadari bahwa ternyata banyak sekali tempat wisata di Bekasi yang patut untuk dikunjungi karena pemandangannya yang indah di tengah padatnya perkotaan. Terbukti setelah kami mengunjungi Sungai Rindu, kami mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan cukup merefresh pikiran kami semua untuk kembali bersemangat dalam menjalani rutinitas. Semoga review kami ini bisa menjadi rekomendasi untuk para pembaca sekalian yang mungkin tertarik untuk mengunjungi Ekowisata Sungai Rindu, kami beri rating 8/10 untuk tempat wisata ini dan kami sangat puas! yeayyyyyy 😀

Spot Berfoto di Sungai Rindu
Akses Jalan Pengunjung di Sungai Rindu
Jalur Transportasi Perahu di Sungai Rindu
Rumah Pohon di Sungai Rindu

Leave a comment